Beberapa Hari Setelah Demo, Driver Gojek Bukittinggi Diintimidasi Oknum Supir Angkot

bukittinggiku – Dua pekan Go-Jek beroperasi di Kota Bukittinggi mendapat penolakan. Ratusan sopir angkot dan organda menolak kehadiran ojek online tersebut, mereka menggelar aksi mogok dan long march ke Kantor DPRD Bukittinggi, Kamis (10/8/2017), akibatnya Kota Bukittinggi lumpuh tanpa transportasi.

Ketua organda Bukittinggi, Syafrizal menjelaskan, alasan Kota Bukittinggi menolak keberadaan ojek online dengan pertimbangan bahwa Go-Jek mematikan pendapatan sopir angkot.

“Gojek mematikan pendapatan sopir angkot, ojek itu bukan angkutan publik atau massal. Ojek sendiri mulai merebak pasca-kerusuhan 1998. Saat itu, pekerjaan memang sulit dicari,” kata Syafrizal.

Selang beberapa hari setelah demo tersebut, beredar video seorang driver Gojek diintimidasi oleh beberapa orang oknum supir Angkot. Kejadian ini terjadi di daerah Tarok, Rabu, 16 Agustus 2017.

Belum diketahui identitas driver gojek tersebut. Video yang diunggah pertama kali oleh akun instagram @mynameisricho_ dan viral di akun instagram @bukittinggiku. Terlihat beberapa orang oknum supir angkot mengerumuni seorang driver gojek yang menggunakan atribut lengkap.

Berikut videonya:

 

Bagikan Sekarang!

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Beberapa Hari Setelah Demo, Driver Gojek Bukittinggi Diintimidasi Oknum Supir Angkot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *