Hal Kecil yang Patut Diperhatikan Saat Menjalankan Ibadah Puasa

Hal Kecil yang Patut Diperhatikan Saat Menjalankan Ibadah Puasa. Kali ini damin akan share beberapa hal kecil namun bermanfaat bagi kita sendiri maupun orang lain. Yuk disimak:

1. Adab Kencing
Adab ketika kencing perlu kita perhatikan dengan baik. Kenapa? Karena dalam sebuah hadits yang berarti ketika rosullullah saw melewati kuburan rosullullah Saw bersabda “aku mendengar tangisan dalam kuburan itu” kenapa demikian wahai Rasulullah? Tanya salah seorang sahabat. Beliau bersabda “dia lalai ketika kencing, cipratan air kencingnya mengenai baju yang ia gunakan untuk sholat” begitulah agan dan sista.

Untuk menjaga kesucian pakaian ketika kencing kita harus melepas apa yang kita pakai dan kencing dengan duduk. Begitu adab kencingnya lalu ketika bersuci kita harus mengurut bagian farji agar kencing keluar sempurna. Bukan bermaksud jorok namun begitulah adabnya.

2. Niat
Niat adalah hal kecil yang harus kita miliki, dan tertancap kuat di hati. Kenapa demikian, sebab suatu kebaikan tanpa di niati maka kebaikan tersebut kurang sempurna. Lalu sebuah hal yang mubah seperti makan dan kerja bisa di nilai ibadah jika kita niati dengan baik. Contoh. Aku niat makan supaya kuat menjalankan ibadah. Makan setiap tingkah laku kita ketika makan akan di nilai ibadah oleh Allah SWT. Insyaallah.

Hal Kecil yang Patut Diperhatikan Saat Menjalankan Ibadah Puasa
Hal Kecil yang Patut Diperhatikan Saat Menjalankan Ibadah Puasa

3. Share postingan kebaikan

Rasanya hal ini menjadi hal yang tidak lagi susah di jaman teknologi yang semakin pesat. Dalam sekejap mata hoax tersebar dengan cepat, bagaimana dengan tulisan kebaikan? Adakalanya kebaikan bisa tersebar dengan baik. Kadang pula tak tersampaikan. Tapi jika kita sebarkan kebaikan insyallah kebaikan akan kembali pada diri kita, aminn. Jadi share postingan kebaikan ini, hehehehe

4. Memaafkan

Iya hal ini tentu bukan hal yang jarang kita temui, kita di ajari untuk saling memaafkan. Karena pada dasarnya manusia adalah tempat salah dan lupa. Dan bila saja kesalahan itu di hitung maka kita akan kesulitan untuk menghitung nya. Apalagi dalam Islam di ajarkan untuk saling memaafkan.

Seperti halnya Idul Fitri kita di suruh saling memaafkan lalu kenapa ketika ada kesalahan dan orang tersebut meminta maaf apakah kita mampu memaafkan? Itu adalah kehendak kita. Semoga saling maaf memaafkan menjadi budaya yang membuat Islam penuh cinta dan kedamaian masih ada. Aminn

Bagikan Sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *