Kronologis Lengkap Insiden “Tapai Taserak” di Flyover Aua Kuniang Bukittinggi

Kronologis Lengkap Insiden “Tapai Taserak” di Flyover Aua Kuniang Bukittinggi. Rabu (18/7/2018) viral di facebook dan instagram tentang insiden penertiban pedagang kaki lima oleh Satuan Pamong Praja Kota Bukittinggi di kawasan flyover Aua Kuniang.

Kronologis Lengkap Insiden "Tapai Taserak" di Flyover Aua Kuniang Bukittinggi
Postingan awal yang memicu perdebatan netizen (sumber: Facebook Kaba Bukittinggi)

Berawal dari postingan netizen di grup facebook Kaba Bukittinggi yang akhirnya menjadi viral dan memancing perdebatan para warganet. Banyak warganet yang menyalahkan petugas Satpol PP dalam kejadian itu. Untungnya, informasi yang belum jelas kebenarannya ini langung diklarifikasi oleh seorang petugas SatPol PP (@nabillaputri_23) yang bertugas saat penertiban tersebut.

Kronologis Lengkap Insiden "Tapai Taserak" di Flyover Aua Kuniang Bukittinggi
Klarifikasi dari salah seorang Petugas SatPol PP (sumber: Instagram @bukittinggiku)

Menurutnya, saat petugas SatPoll PP sedang patroli di kawasan Aua Kuniang ada seorang PKL yang bergegas pergi karena kedatangan petugas. Kemudian terjadi adegan tarik-menarik antara PKL tersebut dengan petugas. Karena tidak ada yang mau mengalah, akhirnya dagangan PKL tersebut tumpah.

Namun keterangan sedikit berbeda diberikan oleh Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Bukittinggi, Dodi Andresia.  Dilansir dari covesia.com, Dodi Andresia mengatakan kejadian berawal ketika tim SK4 Aur Kuning meminta ibu tersebut yang berjualan di kawasan fly over untuk pindah berdagang, namun ibu tersebut menolak.

“Saat itu terjadilah aksi tarik menarik dagangan ibu tersebut dengan petugas,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan Dodi, mungkin karena kesal ibu tersebut melempar dagangannya sendiri sehingga dagangan ibu tersebut berhamburan dan berserakan di jalan.

“Sebagai ganti rugi atas kejadian tersebut, tim SK4 Aur Kuning mengumpulkan dana untuk menganti dagangan ibu pedagang itu dan dana yang terkumpul sebesar Rp 500 ribu dan telah diserahkan kepada ibu itu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa informasi yang beredar di tengah masyarakat bahwa tim SK4 melempar dagangan ibu tersebut tidaklah benar dan sebagai ucapan maaf tim SK4 memberikan ganti rugi.

 


Baca juga: Ayo Vote Aia Aka – Kota Bukittinggi

Alhamdulillah, Aia Aka dari Bukittinggi sudah unggul di hasil voting sementara #API2018 untuk kategori Minuman Tradisional Terpopuler, namun masih bisa disusul oleh Markisa Brastagi dan Jus Pinang.

Kami mengajak uda/uni dan seluruh masyarakat Bukittinggi dimanapun berada untuk memberikan vote mulai 5 Juni – 31 Oktober 2018 dengan cara:

1. SMS
Ketik: API (spasi) 2A dan kirim SMS ke 99386

2. VIA APLIKASI
Menggunakan Aplikasi API AWARDS yang bisa di download di Goole Play dan App Store.

Bagikan Sekarang!

28 thoughts on “Kronologis Lengkap Insiden “Tapai Taserak” di Flyover Aua Kuniang Bukittinggi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *