Lampu Lalin Mati 3 Bulan, Dishub Bukittinggi Mengaku Tidak Punya Anggaran

Lampu Lalin Mati 3 Bulan, Dishub Bukittinggi Mengaku Tidak Punya Anggaran. Masyarakat yang melewati ruas Jalan By Pass Anak Air Bukittinggi mengeluhkan matinya lampu lalu lintas. Bagaimana tidak, suasana jalan menjadi macet karena para pengendara terlihat tidak mau bersabar, sehingga terjadi penumpukan kendaraan ditengah jalan.

Dilansir dari Covesia.com, Reka Syahrul, Bidang Lalu Lintas dan Parkir Dinas Perhubungan mengatakan, bahwa pihaknya telah berupaya agar lampu merah tersebut bisa difungsikan.

“Namun dana DPA untuk perbaikan lampu merah tidak ada di anggaran 2018, maka diusulkan alokasinya di tahun 2019 melalui kementerian perhubungan,” ungkapnya.

Lampu Lalin Mati 3 Bulan, Dishub Bukittinggi Mengaku Tidak Punya Anggaran
Lampu Lalin Mati 3 Bulan, Dishub Bukittinggi Mengaku Tidak Punya Anggaran

Untuk sementara pihaknya menurunkan petugas Dinas Perhubungan, guna mengatur lalin di lokasi lampu merah yang mati agar tidak terjadi kemacetan panjang terutama di jam sibuk.

Selain di Simpang By Pass, terdapat dua titik lokasi lagi yang lampu lau lintas nya mati, yaitu di Simpang Limau dan Simpang Padang Lua.

Simpang Limau (instagram @bukittinggiku)
Simpang Limau (instagram @bukittinggiku)
Simpang Padang Lua (instagram @bukittinggiku)
Simpang Padang Lua (instagram @bukittinggiku)

Baca juga: Carolina Reaper, “Lado” Terpedas di Dunia.

Orang Indonesia, Minangkabau khususnya,  memang sangat lekat dengan Lado (red: Cabe). Cabe adalah salah satu bumbu dapur yang selalu digunakan di setiap masakan orang minang. Jika tidak ada Lado, makanan serasa “hambar’ ketika dinikmati. Semakin pedas, semakin nikmat!

Di beberapa negara lain, cabe tidak se populer seperti di Indonesia. Walaupun begitu, ada cabe terpedas di dunia yang bukan berasal dari Indonesia, namanya Carolina Reaper. Karena tingkat kepedasan yang tinggi ini, membuat jenis cabe ini berbahaya bagi kesehatan kita. Baca selengkapnya di Carolina Reaper, “Lado” Terpedas di Dunia.

Bagikan Sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *