Tomat Top, Minuman Istimewa dari Sumatera Barat

bukittinggiku – Atas nama Sumatera Barat, demi nama Minangkabau  tercinta, saya akan  selalu menjaga dan merawat surga bernilai dari Indonesia ini. Sedari dulu hingga sekarang nama Minangkabau tak pernah alpha pada ingatan  orang Indonesia. Etnis yang dijuluki “Cina nya Indonesia”, di kenal  dengan ahli berdagang dan bisnis, di juki jago masak hingga hasil  mahakarya tertinggi di bidang kulinernya di kenal dimana-mana hingga luar negeri, yaitu rendang. Maka dari itu hari ini dan nanti semua hal  yang menjadi jati diri dari Sumatera Barat mesti kita pelajari dan kita  ketahui salah satunya bidang kuliner dan minuman.

Tomat Top adalah  deretan dari banyaknya jenis minuman khas dari Sumatera Barat yang  sangat istimewa bagi semua umur dan kalangan. Asal usul Tomat Top sampai  hari ini tidak ada titik temu karena minuman istimewa ini berasal dari  selingkaran Bukittinggi hingga Payakumbuh. Sayapun pernah menikmati  minuman ini sewaktu Saya tinggal lama di Bukittinggi, minuman ini sangat  mudah sekali kita temukan di lapau-lapau di kota Bukittinggi dan apabila kita mau menemukan Tomat Top di rantau orang masih jarang,  berbeda dengan teh talua dan kawa daun yang sudah bisa kita temukan  rantau sana. Eits, tapi itu dulu lho! Sekarang Tomat Top bisa kamu nikmati di Ibukota Jakarta, yaitu di Lapau Bukittinggi – Rawa Belong, Jakarta Barat.

Dengan harga yang bersahabat kita bisa menikmati minuman istimewa ini. Warna merah kejinggaan karena berkolaborasinya tomat, telur dan susu kadang terlihat seksi, menarik, dan menggugah seleranya. Istimewanya lagi tomat top ini bisa menyembuhkan sakit haid bagi wanita dan menambah stamina bagi pria, apabila kita kelelahan bekerja seharian, ingin puding (tambah energi : istilah minang) segeralah minum tomat top.

Minuman istimewa yang mengandung vitamin dan nutrisi ini sangat gampang meraciknya, caranya kita kolaborasikan antara telur setengah matang, potongan tomat di kupas yang di potong-potong dan susu lalu di tuang ke dalam gelas. Jadi kita harus bangga dengan keberagaman kuliner Indonesia, termasuk kuliner dari ranah minang.

 

penulis: HARFANI

Direktur LEMBAGA EKONOMI MAHASISWA ISLAM (LEMI) HMI Cabang Bukittinggi periode 2013-2014

Bagikan Sekarang!

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *